Rabu, 11 Maret 2009

Nostalgia Bersama Awan -awan Gunung Cereme

Naik gunung merupakan suatu kegiatan yang memiliki dampak variatif. Pada awal naik gunung , pastilah yang ada didalam hati ialah perasaan sedih karena rasa capek sangat. Seakan menyesal untuk naik gunung. Badan terasa lelah yang sangat, dll.

Namun perasaan itu semua sirna dan berbalik senang dan takjub ketika telah sampai di puncak. Diatas puncak, perasaan bahwa kita adalah rendah sangat berkecamuk dihati. Ternyata manusia itu sangat kecil dan tidak memiliki apa-apa untuk disombongkan. Awan-awan ada disekeliling kita layaknya seorang teman yang menemani dan menyejukkan hati.

Salah satu perjalanan yang pernah saya lakukan adalah ke Gunung Cereme. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Jawa barat. Berat sekali rasanya menaklukan gunung ini. Hal ini karena kita harus membawa beban yang lebih terutama air , karena gunung ini tidak memiliki mata air ataupun aliran sungai yang bisa dijadikan sandaran bagi para pendaki.

Kita pun terpaksa menyiasati beratnya beban dengan meninggalkan sebagian beban yakni air di tengah jalan untuk diambil lagi nanti sewaktu pulang. Kita melakukan perjudian dengan berharap air yang kita buang tersebut tidak diambil orang lain. Dan ternyata memang kita sajalah yang mendaki gunung tersebut karena situasi memang sedang musim hujan sehingga sedikit yang melakukan pendakian.

Karena minimnya air, kita melakukan penghematan air secara masif. Masing-masing pihak hanya boleh minum satu tutup aqua saja. Walaupun terkadang ada juga yang korupsi. Selain itu kita juag sempat minum air kubangan. Biar rasanya menjadi nikamt maka kita tambahkan senyawa Extra joss.heheheh


Berikut adalah sebagian dari foto-foto pendakian Cereme



Tidak ada komentar: